Soro

Lambu, Bima
Prov. Nusa Tenggara Barat

244341

Desasorolambu@gmail.com

SEJARAH DESA SORO

01 Januari 2018

SULAIMAN

230 Kali dibaca

GAMBARAN UMUM KONDISI DESA

 

Sejarah Desa Soro tidak dapat dipisahkan dengan sejarah peradaban masuknya islam di Bima ketika itu, tepatnya pada abad ke 15 yang lalu seorang Syeh Muhammad Bin abdullah yang didampingi oleh 44 orang pengikutnya, beliau dating membawa islam dari Bugis Makasar memasuki selat sape menuju arah selatan dan berpedoman pada titik cahaya diufuk timur semenanjung Nanga Nur yang sekarang di sebut Naga Nuri.

 

Masyarakat saat itu sangat gelisah mendengar bahwa ada orang datang membawa agama baru yaitu agama islam, bagi mereka yang hendak memeluk agama islam diharuskan potong kepala dan potong ekor, yang sesungguhnya bermaksud untuk memotong rambut dan dihitan (Sunat)

 

Masyarakat pada saat itu enggan masuk islam, bahkan melarikan diri dan bersembunyi di so mbani disebelah utara makam syeh Nurul Mubin (Rade ama Bibu) dan sekarang lebih dikenal dengan so hidirasa.

 

Selanjutnya syeh Muhammad Bin Abdollah merasa kebingungan dan pulang kembali kedaerah Bugis Makasar menjemput empat orang Syeh yaitu Syeh Umar, Syeh Banta, Syeh Ali dan Syeh Sarau dengan dua orang laki dan dua orang perempuan dengan berpakaian adat pengantin Aceh Melayu untuk bermain menghibur masyarakat (Mpaa Tari Lenggo) yang diiringi pula Sila dan Gantau.

 

Ditengah-tengan masyarakat, dua orang laki dan dua orang perempuan yang berpakaian pengantin diusung dangan sarangge dan karena melihat orang yang diusung yang diadakan para datuk-datuk tersebut masyarakat merasa terhibur maka perlahan-lahan mau masuk islam dengan melalui tahapan-tahapan yaitu melakukan mandi dan potong rambut, mengucapkan dua kalimat syahadat dan disunat, maka berkembanglah islam di kampong tersebut.

 

Berkaitan dengan kehadiran Syeh Surau tersebut  maka tersebutlah nama Desa Soro, sesungguhnya dari budaya dan adat istiadat yang dibwa oleh yang bersangkutan maka menyatulah masyarakat Desa Soro dengan bahasa yang sama yang dibawah dari aceh, dengan peradaban dan bahasa yang menguasai masyrakat Desa Soro sejak abad XIII masehi, maka saat itu budaya dan peradaban tersebut masih melekat di Desa Soro.

 

Teriring dengan berjalannya waktu berkembang pulalah ilmu-ilmu agama yang diajarkan oleh para mubalik dan para pendatang dari minangkabau dan berkembang pula peradaban suku yang disebut dengan Ama dan Ina (Bapak dan Ibu).

 

Pada jaman pemerintahan Desa Soro, dengan beberapa kali pergantian Kepala Desa sehingga sampai pada Kepala Desa yang sekarang ini. Dan sebelum terjadi pemekaran desa bahwa desa melayu adalah hanya merupakan sebuah dusun yang terletak dibagian barat jalan raya yaitu dusun melayu dan disebelah kiri jalan raya dinamai dusun soro.

 

Dengan lahirnya undang-undang Nomor 22 tahun 1999 yang mengamanatkan tentang otonomi daerah dan desa, maka diberikan seluas-luasnya pada desa untuk mengatur dan mengurus tentang desa, melalui musywarah diputuskan bahwa desa soro dimekarkan menjadi dua dengan alas an pemerataan pelayanan, pemerataan informasi dan pemerataan pembangunan disemua bidang kehidupan.

 

Dengan dasar hukum yang ada dan hasil musyawarah seluruh masyarakat pada saat itu, maka yang semula dusun melayu berubah statusnya menjadi Desa melayu yang definitive yaitu tepatnya pada tanggal 9 November 2006, berdsarkan Surat Keputusan Bupati Bima Nomor : 711 Tahun 2006 maka diangkatlah Abdul Gani sebagai Pajabat kepala Desa Melayu sampai terpilihnya Kepala Desa Definitif yaitu Abdul Haris H, Husen, SE selaku Kepala Desa melayu Kecamatan Lambu.

 

Berdasarkan registrasi kependudukan akhir tahun 2021, Desa Soro memiliki jumlah penduduk 4.090 jiwa meningkat 10 persen dari tahun sebelumnya dan menyebar ke empat dusun dengan batas wilayah :

 

Desa Soro berdiri sejak tahun 1920 dam sampai sekarang mengalami perkembangan yang cukup pesat dari segala sector yakni pertanian, nelayan, social budaya dan perekonomian. Desa Soro mengalami pergantian kepemimpinana yang cukup cerdas dan terampil. Adapun nama-nama yang pernah memangku jabatan gelarang/Kepala Desa di Desa Soro adalah :

 

  1. AMA ILA (Gelarang) Tahun 1920-1924
  2. OMPU BINTANG (Gelarang) Tahun 1925-1928
  3. OMPU TEKO (Gelarang) Tahun 1929-1941
  4. MURTADA (Gelarang) Tahun 1942-1943
  5. YUSUF AMA DOLA (Gelarang) Tahun 1944-1946
  6. ULA AMA YASIN (Gelarang) Tahun 1947-1953
  7. DOLA AMA NASA (Gelarang) Tahun1954-1955
  8. ABDUL LATIF (Gelarang) Tahun 1956-1967
  9. SYAMSUDDIN MUHAMMAD (Gelarang) Tahun 1968-1993
  10. YASIN H. ABDOLLAH “ABU YA” (PJ) Tahun 1993-1995
  11. SYAMUDIN EMON ( Kepala Desa) Tahun 1995-1998
  12. JUWAIT (PJ)
  13. AB HADI ABDOLLAH ( Kepala Desa) Tahun 2002-2006
  14. HASAN ALATIF (PJ) Tahun 2007
  15. ARIFUDIN H. SYUAIB, A.Md.T ( Kepala Desa) Tahun 2008-2013
  16. HASAN ALATIF (PJ) Tahun 2014
  17. ABDULLAH M. AMIN ( Kepala Desa) Tahun 2014-2020
  18. HADI ABDOLLAH ( Kepala Desa) Tahun 2020-Sampai sekarang

 

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat Desa Soro pada umumnya memiliki mata pencaharian yang lebih terarah pada bidang Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Industri Kerajinan dll.

 

Desa Soro adalah merupakan salah satu Desa di Kecamatan Lambu yang tereletak di sebelah Timur Kabupaten Bima. Luas wilayah Desa 8.12 Ha yang terdiri dari dataran, 25% dan Perbukitan 25%. Jarak tempuh dari desa ke ibu kota kecamatan adalah 6 km atau 20 menit, sedangkan jarak tempuh ke ibu kota kabupaten 48 km atau 1,5  Jam.

 

Desa Soro berdiri sejak tahun 1957 dam sampai sekarang mengalami perkembangan yang cukup pesat dari segala sector yakni pertanian, nelayan, social budaya dan perekonomian.

 

Berdasarkan Wilayah:

Desa Soro Memiliki 4 Dusun, 8 Rukun Warga dan 18 Rukun Tetangga dengan pembagian sebagai berikut:

 

Wilayah Dusun: Dusun Moti, Dusun Panta Paju, Dusun Oi Wontu dan Dusun OI Ncinggi

 

Wilayah Rukun Warga: RW 01, RW 02, RW 03, RW 04, RW 05, RW 06, RW 07 dan RW 08

 

Wilayah Rukun Tetangga: RT 1, RT 2, RT 3, RT 4, RT 5, RT 6, RT 7, RT 8, RT 8, RT 9, RT 10, RT 11, RT 12, RT 13, RT 14, RT15, RT 16, RT 17, dan RT 18

 

Batas wilayah sebagai berikut:

Sebelah Utara       : Berbatasan dengan Desa Bugis Kec. Sape

Sebelah Timur      : Berbatasan dengan Laut

Sebelah Selatan    : Berbatasan dengan Desa Sumi Kec. Lambu

Sebelah Barat       : Berbatasan dengan Desa Melayu Kec. Lambu

 

 

Semua Komentar

Ida Waluyati
26 Juni 2026 09:25:18
Domain SID Desa Soro cukup bagus ... aplikasi ini sangat membantu masyarakat dalam mengakses informasi terkait pelayanan publik desa soro ...saran...coba di update program- program desa Soro yang sedang dijalankan agar masyaakat tahu progresnya... apakah ada program-program literasi pendidikan yang dijalankan ? trimksih

Kirim Komentar

CAPTCHA Image

Komentar Facebook

Menu Kategori

Statistik

Agenda

Untuk sementara belum ada Data Agenda yang dapat ditampilkan

NAMA KPM BLTS KESRA TAHAP 2
Waktu:20 Desember 2025 09:00:00
Lokasi:KANTOR KCP POS SAPE
Koordinator:
KPM PERENIMA BERAS PANGAN NASIONAL ALOKASI BULAN OKTOBE & DESEMBER 2025
Waktu:22 Desember 2025 13:35:33
Lokasi:
Koordinator:
NAMA KPM BLTS KESRA TAHAP 3
Waktu:30 Desember 2025 11:30:00
Lokasi:KANTOR POS SAPE
Koordinator:MAKRUF
DATA RE DISTRIBUSI KKS UNIT NARU
Waktu:24 Februari 2026 08:00:00
Lokasi:AULA KANTOR DESA SORO
Koordinator:
ALOKASI BANTUAN PKH PENYALUR POS CABANG SAPE TAHUN 2026
Waktu:26 Maret 2026 13:00:00
Lokasi:
Koordinator:

Sinergi Program

OPENSID
OPEN DESA
DISKOMINFOSTIK KABUPATEN BIMA

Aparatur Desa

Back Next

Komentar

Ida Waluyati

26 Juni 2026 09:25:18

Domain SID Desa Soro cukup bagus ... aplikasi ini sangat... selengkapnya

Nurlailah

23 Februari 2026 17:08:40

Apakah saya tidak menerima bantuan... selengkapnya

Nurlailah

21 Desember 2025 17:47:57

Saya tidak ada... selengkapnya

Media Sosial

Peta Wilayah Desa

Peta Lokasi Kantor

Alamat:Jln. Jendral Sudirman Soro-Lambu
:Soro
:Lambu
:Bima
Kodepos:84182
Telepon:244341
Email:desasorolambu@gmail.com

Statistik Pengunjung

Hari ini:19
Kemarin:150
Total:40.118
Sistem Operasi:Unknown Platform
IP Address:216.73.217.30
Browser:Mozilla 5.0

Jam Kerja

Hari Mulai Selesai
Senin 08:00:00 16:00:00
Selasa 08:00:00 16:00:00
Rabu 08:00:00 16:00:00
Kamis 08:00:00 16:00:00
Jumat 08:00:00 16:00:00
Sabtu Libur
Minggu Libur

APBD

APBD 2026 Pelaksanaan

Pendapatan

Anggaran

|

Realisasi

Rp. 1,007,267,658 Rp. 1,007,267,658
100%

APBD 2026 Pendapatan

Hasil Aset Desa

Anggaran

|

Realisasi

Rp. 32,000,000 Rp. 32,000,000
100%

Dana Desa

Anggaran

|

Realisasi

Rp. 377,456,000 Rp. 377,456,000
100%

Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi

Anggaran

|

Realisasi

Rp. 33,067,207 Rp. 33,067,207
100%

Alokasi Dana Desa

Anggaran

|

Realisasi

Rp. 564,744,451 Rp. 564,744,451
100%

APBD 2026 Pembelanjaan