01 Januari 2018 109 Kali
GAMBARAN UMUM KONDISI DESA
Sejarah Desa Soro tidak dapat dipisahkan dengan sejarah peradaban masuknya islam di Bima ketika itu, tepatnya pada abad ke 15 yang lalu seorang Syeh Muhammad Bin abdullah yang didampingi oleh 44 orang pengikutnya, beliau dating membawa islam dari Bugis Makasar memasuki selat sape menuju arah selatan dan berpedoman pada titik cahaya diufuk timur semenanjung Nanga Nur yang sekarang di sebut Naga Nuri.
Masyarakat saat itu sangat gelisah mendengar bahwa ada orang datang membawa agama baru yaitu agama islam, bagi mereka yang hendak memeluk agama islam diharuskan potong kepala dan potong ekor, yang sesungguhnya bermaksud untuk memotong rambut dan dihitan (Sunat)
Masyarakat pada saat itu enggan masuk islam, bahkan melarikan diri dan bersembunyi di so mbani disebelah utara makam syeh Nurul Mubin (Rade ama Bibu) dan sekarang lebih dikenal dengan so hidirasa.
Selanjutnya syeh Muhammad Bin Abdollah merasa kebingungan dan pulang kembali kedaerah Bugis Makasar menjemput empat orang Syeh yaitu Syeh Umar, Syeh Banta, Syeh Ali dan Syeh Sarau dengan dua orang laki dan dua orang perempuan dengan berpakaian adat pengantin Aceh Melayu untuk bermain menghibur masyarakat (Mpaa Tari Lenggo) yang diiringi pula Sila dan Gantau.
Ditengah-tengan masyarakat, dua orang laki dan dua orang perempuan yang berpakaian pengantin diusung dangan sarangge dan karena melihat orang yang diusung yang diadakan para datuk-datuk tersebut masyarakat merasa terhibur maka perlahan-lahan mau masuk islam dengan melalui tahapan-tahapan yaitu melakukan mandi dan potong rambut, mengucapkan dua kalimat syahadat dan disunat, maka berkembanglah islam di kampong tersebut.
Berkaitan dengan kehadiran Syeh Surau tersebut maka tersebutlah nama Desa Soro, sesungguhnya dari budaya dan adat istiadat yang dibwa oleh yang bersangkutan maka menyatulah masyarakat Desa Soro dengan bahasa yang sama yang dibawah dari aceh, dengan peradaban dan bahasa yang menguasai masyrakat Desa Soro sejak abad XIII masehi, maka saat itu budaya dan peradaban tersebut masih melekat di Desa Soro.
Teriring dengan berjalannya waktu berkembang pulalah ilmu-ilmu agama yang diajarkan oleh para mubalik dan para pendatang dari minangkabau dan berkembang pula peradaban suku yang disebut dengan Ama dan Ina (Bapak dan Ibu).
Pada jaman pemerintahan Desa Soro, dengan beberapa kali pergantian Kepala Desa sehingga sampai pada Kepala Desa yang sekarang ini. Dan sebelum terjadi pemekaran desa bahwa desa melayu adalah hanya merupakan sebuah dusun yang terletak dibagian barat jalan raya yaitu dusun melayu dan disebelah kiri jalan raya dinamai dusun soro.
Dengan lahirnya undang-undang Nomor 22 tahun 1999 yang mengamanatkan tentang otonomi daerah dan desa, maka diberikan seluas-luasnya pada desa untuk mengatur dan mengurus tentang desa, melalui musywarah diputuskan bahwa desa soro dimekarkan menjadi dua dengan alas an pemerataan pelayanan, pemerataan informasi dan pemerataan pembangunan disemua bidang kehidupan.
Dengan dasar hukum yang ada dan hasil musyawarah seluruh masyarakat pada saat itu, maka yang semula dusun melayu berubah statusnya menjadi Desa melayu yang definitive yaitu tepatnya pada tanggal 9 November 2006, berdsarkan Surat Keputusan Bupati Bima Nomor : 711 Tahun 2006 maka diangkatlah Abdul Gani sebagai Pajabat kepala Desa Melayu sampai terpilihnya Kepala Desa Definitif yaitu Abdul Haris H, Husen, SE selaku Kepala Desa melayu Kecamatan Lambu.
Berdasarkan registrasi kependudukan akhir tahun 2021, Desa Soro memiliki jumlah penduduk 4.090 jiwa meningkat 10 persen dari tahun sebelumnya dan menyebar ke empat dusun dengan batas wilayah :
Desa Soro berdiri sejak tahun 1920 dam sampai sekarang mengalami perkembangan yang cukup pesat dari segala sector yakni pertanian, nelayan, social budaya dan perekonomian. Desa Soro mengalami pergantian kepemimpinana yang cukup cerdas dan terampil. Adapun nama-nama yang pernah memangku jabatan gelarang/Kepala Desa di Desa Soro adalah :
Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat Desa Soro pada umumnya memiliki mata pencaharian yang lebih terarah pada bidang Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Industri Kerajinan dll.
Desa Soro adalah merupakan salah satu Desa di Kecamatan Lambu yang tereletak di sebelah Timur Kabupaten Bima. Luas wilayah Desa 8.12 Ha yang terdiri dari dataran, 25% dan Perbukitan 25%. Jarak tempuh dari desa ke ibu kota kecamatan adalah 6 km atau 20 menit, sedangkan jarak tempuh ke ibu kota kabupaten 48 km atau 1,5 Jam.
Desa Soro berdiri sejak tahun 1957 dam sampai sekarang mengalami perkembangan yang cukup pesat dari segala sector yakni pertanian, nelayan, social budaya dan perekonomian.
Berdasarkan Wilayah:
Desa Soro Memiliki 4 Dusun, 8 Rukun Warga dan 18 Rukun Tetangga dengan pembagian sebagai berikut:
Wilayah Dusun: Dusun Moti, Dusun Panta Paju, Dusun Oi Wontu dan Dusun OI Ncinggi
Wilayah Rukun Warga: RW 01, RW 02, RW 03, RW 04, RW 05, RW 06, RW 07 dan RW 08
Wilayah Rukun Tetangga: RT 1, RT 2, RT 3, RT 4, RT 5, RT 6, RT 7, RT 8, RT 8, RT 9, RT 10, RT 11, RT 12, RT 13, RT 14, RT15, RT 16, RT 17, dan RT 18
Batas wilayah sebagai berikut:
Sebelah Utara : Berbatasan dengan Desa Bugis Kec. Sape
Sebelah Timur : Berbatasan dengan Laut
Sebelah Selatan : Berbatasan dengan Desa Sumi Kec. Lambu
Sebelah Barat : Berbatasan dengan Desa Melayu Kec. Lambu
Untuk artikel ini
Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa Soro Tahun 2026
date_range 21 Januari 2026
favorite 151 Kali
8 Prioritas Dana Desa Tahun 2026
date_range 31 Desember 2025
favorite 158 Kali
DAMKAR KECAMATAN LAMBU
date_range 01 November 2025
favorite 111 Kali
PT. LAUT BIRU LESTARI SERAHKAN PAD KEPADA PEMDES SORO
date_range 16 Maret 2021
favorite 54 Kali
8 Prioritas Dana Desa Tahun 2026
date_range 31 Desember 2025
favorite 158 Kali
Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa Soro Tahun 2026
date_range 21 Januari 2026
favorite 151 Kali
DAMKAR KECAMATAN LAMBU
date_range 01 November 2025
favorite 111 Kali
PT. LAUT BIRU LESTARI SERAHKAN PAD KEPADA PEMDES SORO
date_range 16 Maret 2021
favorite 54 Kali
Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa Soro Tahun 2026
date_range 21 Januari 2026
favorite 151 Kali
8 Prioritas Dana Desa Tahun 2026
date_range 31 Desember 2025
favorite 158 Kali
PT. LAUT BIRU LESTARI SERAHKAN PAD KEPADA PEMDES SORO
date_range 16 Maret 2021
favorite 54 Kali
DAMKAR KECAMATAN LAMBU
date_range 01 November 2025
favorite 111 Kali
date_range 20 Desember 2025 09:00:00
place Lokasi : KANTOR KCP POS SAPE
account_circle Koordinator :
date_range 22 Desember 2025 13:35:33
place Lokasi :
account_circle Koordinator :
date_range 30 Desember 2025 11:30:00
place Lokasi : KANTOR POS SAPE
account_circle Koordinator : MAKRUF
date_range 24 Februari 2026 08:00:00
place Lokasi : AULA KANTOR DESA SORO
account_circle Koordinator :
date_range 26 Maret 2026 13:00:00
place Lokasi :
account_circle Koordinator :
| Hari ini | : | 86 |
| Kemarin | : | 63 |
| Total Pengunjung | : | 22.888 |
| Sistem Operasi | : | Unknown Platform |
| IP Address | : | 216.73.217.99 |
| Browser | : | Mozilla 5.0 |
| Hari | Mulai | Selesai |
|---|---|---|
Senin |
08:00:00 | 16:00:00 |
Selasa |
08:00:00 | 16:00:00 |
Rabu |
08:00:00 | 16:00:00 |
Kamis |
08:00:00 | 16:00:00 |
Jumat |
08:00:00 | 16:00:00 |
Sabtu |
Libur | |
Minggu |
Libur | |
| Jenis Tanah | : | Sawah, Hutan, Kering |
|---|---|---|
| Topografi | : | Datar dan Pegunungan |
| Sumber Daya Alam | : | Air, Laut, Hutan, Sawah |
| Flora Fauna | : | |
| Rawan Bencana | : | Banjir |
| Kearifan Lokal | : | Budaya |
| Jenis Jaringan | : | 4G |
|---|---|---|
| Provider Internet | : | Telkomsel, XL, Dll |
| Cakupan Wilayah | : | |
| Kecepatan Internet | : | |
| Akses Publik | : |
| Regulasi Penetapan Kampung Adat | : | |
|---|---|---|
| Dokumen Regulasi Penetapan Kampung Adat | : | - |
| Status Desa | : | Bukan Adat |
| Lembaga Adat | : | |
| Struktur Adat | : | - |
| Wilayah Adat | : | |
| Peraturan Adat | : |
Realisasi | Anggaran
Realisasi | Anggaran
Realisasi | Anggaran